12.04.2019

Taman Bunga Nusantara, Nice Place for Someone Who Love Flowers



Taman Bunga Nusantara merupakan taman rekreasi dengan luas keseluruhan 35 hektar yang dilengkapi dengan areal bermain keluarga “Alam Imajinasi” seluas 7 hektar serta Villa Wisma Saung Nini dan Gedung Serbaguna Saung Aki seluas 5 hektar. Taman Bunga Nusantara keberadannya di kawasan Puncak, dekat dengan Gunung Gede Pangrango serta Kebun Teh. Lokasi Taman Bunga Nusantara berada di Jl. Mariwati No.KM, 7, Kawungluwuk, Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat 43254.

Curug Barong, One of Hidden Gem Bogor


Curug Barong merupakan suatu kawasan wisata air terjun yang masih alami di Bogor. Curug Barong terletak di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Indonesia. Curug Barong ini berada di dalam satu Kawasan Wisata Alam Leuwi Hejo, di dalam kawasan tersebut terdapat beberapa curug seperti Curug Leuwi Hejo, Curug Leuwi Liuk, dan salah satunya adalah Curug Barong. Curug Barong terletak di bagian atas dari Curug Leuwi Hejo. Aliran air di Curug Barong ini berasal dari Sungai Cirangrang. Sungai Cirangrang membentuk beberapa curug di Bogor dan salah satunya adalah Curug Barong. Curug Barong merupakan salah satu curug yang keberadaanya masih kurang diketahui oleh masyarakat. Curug Barong memiliki ketinggian air terjun sekitar 8 m. Daya tarik utama dari Curug Barong ini adalah airnya yang masih jernih serta kawasan di kelilingi oleh tebing dan bebatuan dengan ukuran yang beragam. 

12.03.2019

Kelenteng Hok Lay Kiong, the Oldest 'Kelenteng' in Bekasi


Klenteng Hok Lay Kiong merupakan tempat sembahyang untuk umat Kong Hu Cu, Buddha dan Taoisme. Klenteng ini adalah salah satu klenteng tertua di Bekasi dan menjadi salah satu tempat wisata di Bekasi yang sering dikunjungi. Hok Lay Kiong sendiri memiliki arti yakni istana yang mendatangkan rezeki. Oleh karena itu, klenteng ini dipercaya oleh agama Tionghoa dan Konghucu sebagai tempat yang bisa mendatangkan rezeki bagi siapa saja yang berkunjung.
 Klenteng Hok Lay Kiong memiliki luas areal ± 700 m² dan bangunan klenteng sendiri luasnya 650 m². Klenteng ini terletak di Jl. Kenari 1, Desa Margahayu, Bekasi, Jawa Barat yaitu sekitar 10 menit dari pusat Kabupaten Bekasi. Aksesibilitas yang dapat digunakan untuk menuju Klenteng Hok Lay Kiong dapat menggunakan kendaraan pribadi, baik kendaraan roda dua maupun roda empat dan juga dapat menggunakan kendaraan umum. Apabila calon pengunjung datang dari Jakarta, dapat menggunakan Tol Jakarta-Cikampek. Selanjutnya arahkan kendaraan ke Jalan Ahmad Yani. Lalu belok kanan ke Jalan Mayor Moh. Hasibuan. Sampai perempatan kedua, belok kanan menuju Jalan R.A. kartini. Ikuti jalan tersebut hingga menemukan Jalan Kenari. Apabila menggunakan kendaraan umum, seperti KRL dapat menaiki kereta dengan jurusan Jakarta Kota, kemudian turun di stasiun Manggarai, lalu meneruskan perjalanan dengan menuju stasiun Bekasi. Setelah sesampai di Stasiun Bekasi dapat menggunakan transportasi online/ojek pangkalan menuju lokasi Klenteng Hok Lay Kiong.
Klenteng Hok Lay Kiong dikelola oleh Yayasan Pancaran Tridharma Bekasi "Wihara Budha Dharma". Klenteng Hok Lay Kiong seperti klenteng pada umumnya, klenteng ini didominasi warna merah dengan segala ornamennya. Meski tidak ada yang tahu pasti kapan tepatnya klenteng ini dibangun, namun diperkirakan klenteng ini sudah berdiri sejak 300 – 400 tahun yang lalu. Bagian-bagian pada klenteng ini pun masih asli, seperti pintu, patung dewa, altar dan tiang penyanggah. 
Klenteng Hok Lay Kiong di buka dari pukul 6 pagi hingga 11 malam. Klenteng Hok Lay Kiong selalu ramai para pemuja agama dari berbagai wilayah secara rutin setiap tanggal 1 dan 15, sesuai kalender Cina. Klenteng Hok Lay Kiong juga menjadi tempat beberapa perayaan seperti perayaan Tabur Sial dan Pukul Bedug. Perayaan paling besar yang diadakan di sini biasanya tahun baru Imlek, yang diakhiri dengan perayaan Cap Go Meh yaitu perayaan akhir dari tahun baru Imlek. Saat ada persembayangan ataupun perayaan, siapapun diperbolehkan masuk dan melihat-lihat klenteng Hok Lay Kiong ini, namun harus tetap menjaga sopan santun dan etika agar tidak mengganggu kekhusyuan yang sedang beribadah.